Tidak Ada Jembatan, Warga Swadaya Membuat Rakit

Lantaran tidak ada fasilitas jembatan warga, dua desa di pesisir selatan Lumajang, Jawa Timur secara swadaya membuat rakit penyeberangan. Untuk sekali penyeberangan warga dikenakan biaya 2000 rupiah.

Sepuluh tahun sudah warga desa Bulurejo dan desa Tagalrejo, kecamatan Tempursari, Lumajang, Jawa Timur memanfaatkan rakit ini sebagai transportasi penghubung antar desa. Namun fasilitas alternatif yang dikelola masyarakat secara swadaya ini tidak gratis. Untuk sekali menyeberang warga dikenakan biaya 2000 rupiah.

Di musim liburan tarifnya naik menjadi 5000 rupiah per orang. Meski harus membayar keberadaan rakit penyeberangan ini terbilang cukup membantu warga. Jasa penyeberangan ini membuat jarak tempuh lebih singkat ketimbang harus melalui jalur darat.