BMKG : Ada 104 Kali Gempa Susulan di Lombok, Tak Berpotensi Tsunami – Liputan6 Terkini

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mencatat hingga Pukul 12.00 WIB, 104 kali gempa susulan terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat setelah gempa utama atau pertama dengan kekuatan 6,4 Skala Richter terjadi Minggu pagi tadi.

Seperti ditayangkan Liputan6SCTV, Minggu (29/7/2018), pusat gempa berlokasi di darat pada jarak 47 kilometer arah timur laut Kota Mataram pada kedalaman 24 kilometer. Karena tidak bersumber dari laut gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Sepuluh orang dilaporkan tewas dan 40 lainnya luka luka. BMKG menyatakan gempa disebabkan aktivitas sesar naik flores atau back arc thrust. Gempa susulan diperkirakan terus terjadi masyarakat diimbau waspada penuh.